Selasa, 14 Agustus 2012
yang Aku rasa..
yang aku rasa kali ini,,dentingan waktuku semakin cepat merambat lelah..
yang aku rasa hari ini..
detak jantungku kian cepat tanpa henti..
yang aku rasa senja ini..
tadahku semakin pucat pasi yang seakan tiada bernyawa..
yang aku rasa malam ini..
sepertinya malaikat terus mengintai mimpi mimpiku.
seperti lembaran kertas yang putih tnpa bekas..
dan aku mencoba memulai mewarna..
mulai dari hitam,abu-abu,hijau,biru,kuning,hingga merah..
semua warna itu telah memiliki arti dalam setiap gores..
dan aku mulai terbiasa mewarna setiap sudut dimana kau berada saat itu..
kala, mentari menyinari warna warna ku ,, dia akan semakin timbul ingin menyapaku,,
seperti vas bunga yang baru aku miliki dari mama..
yang licin tanpa celah..
dan aku mulai belajr merangkai bunga yang ada didepan mata..
namun aku mencoba mencari sendiri..
bunga apa saja yang pernah aku lihat juga aku genggam..
dan aku mulai bisa merangkai walau terkadang cepat layu karena ceroboh..
dan aku semakin memahami apa itu guna .
yang aku rasa..
walaupun terkadang terbesit kata tanya yang masih membekas dalam imajinasi...
aku masih disini terdiam sunyi,, tanpa teman..
ku lihat langit malam ini..
bintang bintang itu menyapaku..
lalu bulan ... kemana dia?
dan ternyata dia bersembunyi dibalik awan malam..
dan yang aku rasa..
aku harus tetap melangkah,,,
melangkah untuk yang terbaik..
yang terbaik..
dan yang terbaik..
dan aku mencoba memulai mewarna..
mulai dari hitam,abu-abu,hijau,biru,kuning,hingga merah..
semua warna itu telah memiliki arti dalam setiap gores..
dan aku mulai terbiasa mewarna setiap sudut dimana kau berada saat itu..
kala, mentari menyinari warna warna ku ,, dia akan semakin timbul ingin menyapaku,,
seperti vas bunga yang baru aku miliki dari mama..
yang licin tanpa celah..
dan aku mulai belajr merangkai bunga yang ada didepan mata..
namun aku mencoba mencari sendiri..
bunga apa saja yang pernah aku lihat juga aku genggam..
dan aku mulai bisa merangkai walau terkadang cepat layu karena ceroboh..
dan aku semakin memahami apa itu guna .
sempat aku berhenti melangkah walau kadang mendesak untuk segera berlari mengejar yang tertinggal..
dan ternya aku harus tetap melangkah walaupun itu mencekikku perlahan..
dan ternya aku harus tetap melangkah walaupun itu mencekikku perlahan..
namun dengan begitu , aku akan mudah untuk menapaki setiap jalan jalan kecil di hadapanku..
walaupun terkadang terbesit kata tanya yang masih membekas dalam imajinasi...
aku masih disini terdiam sunyi,, tanpa teman..
ku lihat langit malam ini..
bintang bintang itu menyapaku..
lalu bulan ... kemana dia?
dan ternyata dia bersembunyi dibalik awan malam..
dan yang aku rasa..
aku harus tetap melangkah,,,
melangkah untuk yang terbaik..
yang terbaik..
dan yang terbaik..
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →
Related Posts:
dear ressa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)













0 komentar: