Minggu, 12 Agustus 2012
8. menghirup kelegaan..
seperti pelangi yang hadir disaat bergantian dengan hujan,,
seperti malam yang ada saat siang tengah istirahat..
juga seperti tawa menghias saat duka telah terlewatkan..
nafas-nafas ini masih memburu..
bersama embun yang mengerti arti jiwa yang kelam ini..
dedauanan enggan tuk melayang jatuh tertepa angin..
karena ingin menikmati setetes embun yang bercerita indah..
seperti dingin disaat amarah tak lagi aku perdebatkan..
seperti tangisan disaat hatiku mengiris perih ..
hingga sekarang aku menyadari betapa ENGKAU menyayangi kami..
lewat, duka,tawa,termenung,menangis serta rasa dosa yang tak pernah bisa diungkap kat..
seperti menghirup nafas kelegaan bahwa tiada yang berhak berkuasa di dunia fana ini, kecuali mereka yang buta yang tak mengenal kedamaian dengan TUHAN.
seperti malam yang ada saat siang tengah istirahat..
juga seperti tawa menghias saat duka telah terlewatkan..
nafas-nafas ini masih memburu..
bersama embun yang mengerti arti jiwa yang kelam ini..
dedauanan enggan tuk melayang jatuh tertepa angin..
karena ingin menikmati setetes embun yang bercerita indah..
seperti dingin disaat amarah tak lagi aku perdebatkan..
seperti tangisan disaat hatiku mengiris perih ..
hingga sekarang aku menyadari betapa ENGKAU menyayangi kami..
lewat, duka,tawa,termenung,menangis serta rasa dosa yang tak pernah bisa diungkap kat..
seperti menghirup nafas kelegaan bahwa tiada yang berhak berkuasa di dunia fana ini, kecuali mereka yang buta yang tak mengenal kedamaian dengan TUHAN.
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →
Related Posts:
nightfall
Langganan:
Posting Komentar (Atom)













0 komentar: