Minggu, 05 Agustus 2012
7.menatap senja..
terangi bilik hatiku dengan sejuta emas yang berkilauan,,
jagalah bilik hatiku dengan sejuta bintang yang bercahaya indah..
hiburlah bilik hatiku dengan sejuta senyum juga tawa yang merona jingga..
semakin aku mendekatimu semakin pula aromamu menarik batinku..
namun,semakin aku menatapmu semakin aku tak mampu menatapmu lebih lama..
sesungguhnya,mataku ini seindah matamu wahai senja..
sesungguhnya,jiwa ini setentram jiwamu disana wahai senja..
karena sinar ini saling beradu dan tak ada yang mampu mengalah..
karena jiwa ini saling beradu dan tak ada yang mampu mengalah..
menatap..menatap..dan terus menatap..
hingga mataku ini terbiasa dengan sinar matamu..
jagalah bilik hatiku dengan sejuta bintang yang bercahaya indah..
hiburlah bilik hatiku dengan sejuta senyum juga tawa yang merona jingga..
semakin aku mendekatimu semakin pula aromamu menarik batinku..
namun,semakin aku menatapmu semakin aku tak mampu menatapmu lebih lama..
sesungguhnya,mataku ini seindah matamu wahai senja..
sesungguhnya,jiwa ini setentram jiwamu disana wahai senja..
karena sinar ini saling beradu dan tak ada yang mampu mengalah..
karena jiwa ini saling beradu dan tak ada yang mampu mengalah..
menatap..menatap..dan terus menatap..
hingga mataku ini terbiasa dengan sinar matamu..
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →
Related Posts:
nightfall
Langganan:
Posting Komentar (Atom)













0 komentar: