Rabu, 05 Desember 2012
'the rain same with my tears'
Slalu. .Aq termangu dbwah jendEla dalam kamar kecilqu. .
Tkadang . .meliHat rauT wajahqu pd pechan cermin yg buram. .
Slalu..
Aq trdiam mbisu hanya hati fikr dan hati yg tengah brdialog.
Tkadang, bendungan ini tak dapt qu menahannya.
Slalu. .
Aq menulis dan bercerita pd diary ku. .
Tkadang. .sampai qu merasa tak membuTuhkan insan pula tUk mendEngarkan ceritaku.
The rain. .
Dy mampu tUmpahkan sluruh isi di awan sana. .
Dy mampu mengGelapkan sluruh penghuni awan dsana.
My tears. .
Dy mampu mengalir dERas bAk air tejun tanpa pembAtas.
Dy mampu berhenti sekejap tanpa bfikir. .
Dy pula paling mampu tegarkan jiwaku. .hGg dEtik ni.
Slalu. .
Aq menulis tentang fikirku.
Aq melukis tentang cintaku.
Aq berPujangGa tentang hatiku. .
Tkadang ,aq mrasa 'anEH' dg tindakanku yg tERlalu. .
Slalu..
Aq menangis pilu saAt hujan menemaniku. .
Tkadang, aq ingin memeluk hujan seErat mungkin. .tUK Tumpahkan semua isi dalam jiwa, yg pEnuh keFanaAN..
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →
Related Posts:
sepeda tua.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)













0 komentar: