Yuk Ikutan Even Desember 2013 Event Puisi “Special Ultah Lavira Az-Zahra.” DL 10 Desember 2013!

Selasa, 03 Juli 2012

Widgets

Memahami duri-duri kecil 2

Memahami duri-duri kecil 2
Ressa andi pratiwie

Semenjak kejadian yang kau timpahkan kepada kami , kami hanya bisa mengeluh, protes serta merangkak demi kebahagiaan menemui kami kembali.
Tak ubahnya kau yang singgah dikerajaan sana yang tengah diam menyaksikan kami yang semakin tak beraturan.
Apalah arti perintah bagi kami yang selalu mendambakan kebahagiaan, lagi-lagi tak pernah tertinggal suatu pelajaran yang lapang dihati kami.
Sedikit pijakan duri yang mengenai tompangan kami, kami sebuah binatang liar amarah yang tak pernah tergantikan.
Kaupun tak pernah menyangka kenapa apa yang kau ciptakan ini semakin menjadi serigala-serigala yang kelaparan akan makanan yang tak terlintas untuk ucapkan syukur.
Apa hakikat hidup untuk kami?
Apa pedoman hidup kami?
Apa yang seharusnya kami lakukan untuk dunia ini?
Apa yang mampu kami taklukkan untuk pertempuran antara hati-hati yang lain?
Apa yang kau mau dari kami?
Apa yang kami bawa dalam perjalanan hidup ini, jika memang telah kau siapkan hidup yang lebih menunggu kian waktu?
Bisakah kau jelaskan kepada kami?
Karena kami tak sepenuhnya mengerti tulisan dan bacaan dalam sekian surat yang telah kau kirimkan kepada kami. Harus kami mengetahui keagunganmu, tapi apakah dirimu mengetahui apa yang ada pada kami?
Aku pernah mendengar suatu surat yang menderu..
“sesungguhnya aku menciptakanmu, dan sengguhnya hanya kepadaku kamu kembali”
Deruan itu mengeryitkan dahiku…
Seakan-akan telah terjadi seperti itu. .
Tentang apakah itu? Adakah ku temui jawabannya selain pada surat,? Aku menginginkan kau yang menjelaskannya padaku? Jika tak kunjung aku menemuimu? Haruskah aku tertidur lebih lama untuk bisa berbenak denganmu?

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →

0 komentar: