Yuk Ikutan Even Desember 2013 Event Puisi “Special Ultah Lavira Az-Zahra.” DL 10 Desember 2013!

Rabu, 04 Juli 2012

Widgets

Dear Ressa

Assalamualaikum…
Airmata ini sudah terlalu sering menetes bukan saat yang tepat.
Airmata ini sudah terlalu tersia-siakan untuk anak adam diseberang sana.
Airmata ini pula sudah terlalu sering mendengarkeluh kesah ,sedih,kecewa,dan dukaku.
Tak pernah aku berbagi bahagiaku dengan airmataku sendiri. Adilkah untuk airmataku ini?
Jangankan diriku mengharapkan kebahagian bila tak pernah aku memerhatikan suatu yang Dia ciptakan untuk menemaniku walaupun sangat kecil tapi sangat berpengaruh dalam hidupku, pula menjadi penolongku di masa akhir nanti.
Wahai hatiku yang sedang murung..
lekaslah tersenyum tak ada gunanya untuk semua ini, kamu simpan terlalu lama, berbagilah denganku…jangan bersedih...
Mereka pasti akan menertawakan kita dan itu setan yang tengah bersenang-senang.
Duhai, hatiku, perasaanku, pula naluriku…
Maafkan atas sikap-sikapku yang telah menyiksa kalian. Seharusnya tak seperti ini jadinya bila aku lebih dulu mendengarkan nasihat kalian.
Tak akan ku sia-siakan lagi hidup ini .. kan ku berlari sekencangnya hingga aku bisa terbang bebas diangkasa luar…
Wahai hidupku..
Kan ku terima dirimu apa adanya serta kan kuharhai kehadiranmu. Karena tuhan telah memberikanmu untukku. Pertanda dirimu adalah yang terbaik dari yang terbaik.

Dahulu tak pernah dirimu menghiraukan betapa ramainya hiru-pikuk dunia dalam kehidupanmu. Meskipun dibenakmu tak ada yang mampu menghapus derita dibatinmu.
Dahulu tak pernah dirimu murung ,meskipun dalam hidupmu tak kau dapati keadilan. Walaupun begitu sekali engkau terluka.. tak akan ada yang bisa mengobati lukamu itu. Dan dari sinilah dirimu membutuhkan perhatian yang setetes bisa memahami lukamu.
Senyum,tangis dan marah..
3 keberuntungan yang mengisi kehidupanmu, tak jarang dirimu memandang dengan terdiam menyaksikan mereka yang tertawa bahagia.
Awal yang sederhana, lalu bersahabat dengan sebekas buku sekolah dengan pena hitam yang menjadi curhatanmu dimalam-malam sepimu, hingga sekarang..
Tak hanya satu mimpi yang kau miliki, tak hanya satu cinta yang kau miliki. Mimpi-mimpi indahmu sampai kapanpun tetap menjadi mimpi yang belum kau dapati sampai saat ini. Dirimu tetap diam..tetap diam …diam dan selalu diam….
Keadaan yang curang, mengambil semua mimpimu, melupakan mimpimu yang lalu. Namun dirimu memiliki mimpi yag lain. Tersenyum dalam hatimu…dan dirimupun tahu dirimu amat sangat kecewa . semua telah mengambil waktumu lagi. Hanya angan-angan manis yang menghiasi tiap tiap lamunan yang menjenuhkan.
Cinta…
Dirimu sebenarnya tak ingin membuat ayah-ibumu menangis. Meskipun terkadang dirimu muak dengan hidup yang mereka sajikan untukmu. Terlintas ingin meninggalkan mereka, tetapi dirimu tak sanggup kehilangan mereka. Mereka adalah orang yang amat kamu cintai. Tak bisa dirimu meninggalkan rumah yang telah menjadi saksi kepedihan batinmu.
Dirimu telah bersama cinta yang indah.
Dia bisa membuatmu bahagia dan selalu menemanimu disaat kepedihanmu terulang. Namun pada kenyataannya luka akan tetap menjadi luka. Dan cinta itu indah hanya untuk mimpi-mimpi semata.
Dirimu sekarang..
Jarang melewati hari-harimu dengan senyuman,bergembira,tertawa riang tanpa beban, serta lembab kelopak matamu pula sayu pandanganmu.
Kenapa kamu ressa?
Siapa yang telah tega mengambil senyummu? Masihkah kau bersemangat? Untuk menggapai senjamu yang telah menunggumu lebih lama.
Assalamualaikum…
Serasa sesak dalam relung nafasmu. Mendengar tiap rentetan perkataan yang membuatmu terpojok. Serasa terbuang tanpa alasan setiap sorotan pandangan. Melihat tiap gerak gerik yang tak mungkin bisa dirimu cerna.
Dirimu sadar apa yang telah kamu lakukan sangatlah, salah!.
Dirimu tidak bisa menyalahkan dia, juga perasaan ini. Ini salahmu, tak mengarahkan dan mengingatkan dia. Jika dirimu mencintainya, tentunya dirimu harus mengingatkan hatinya.
Haruskah dirimu hanya diam.
Haruskan dirimu hanya bisa menyalahkan dirimu sendiri tanpa ada yang mau mengusap airmatamu?
 Dirimu mengerti dan selalu mencoba memahami.
Kata hati yang terabaikan akan menjadi boomerang dalam langkah kita ke depan. Pula bisa terjadi penyesalan.

SHARE THIS POST   

  • Facebook
  • Twitter
  • Myspace
  • Google Buzz
  • Reddit
  • Stumnleupon
  • Delicious
  • Digg
  • Technorati
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →

0 komentar: