Minggu, 22 Juli 2012
6. sewangi jingga
melantunkan syair-syair kerinduan.
semenjak itu aku selalu mengharapkan keindahan dalam imajinasiku.
entah sampai kapan aku mampu bertahan hidup dengan imajinasiku.
senja..
hari ini aku mengenggam rindu terhadapmu, hingga kini aku belum mampu mendekapmu lebih lama
sesungguhnya hati ini memiliki rasa yang tak bisa aku ajak bicara, namun lewat jinggamu yang bak jembatan antara aku dan kamu.
senja..
semerbak wewangianmu menemani setiap deru langkah dan deru nafasku.
tak ingin tadah ini berpaling denganmu,melainkan malam yang akan menggantikanmu.
aku yakin kepadamu senja..
kaulah tempat harapan harapanku yang masih allah sembunyikan dariku..
melewati kerinduan ini aku hanya bisa berharap bahwa kaulah satu2nya wewangian yang tak pernah habis wanginya ketika kau tlah tiada....
entah sampai kapan aku mampu bertahan hidup dengan imajinasiku.
senja..
hari ini aku mengenggam rindu terhadapmu, hingga kini aku belum mampu mendekapmu lebih lama
sesungguhnya hati ini memiliki rasa yang tak bisa aku ajak bicara, namun lewat jinggamu yang bak jembatan antara aku dan kamu.
senja..
semerbak wewangianmu menemani setiap deru langkah dan deru nafasku.
tak ingin tadah ini berpaling denganmu,melainkan malam yang akan menggantikanmu.
aku yakin kepadamu senja..
kaulah tempat harapan harapanku yang masih allah sembunyikan dariku..
melewati kerinduan ini aku hanya bisa berharap bahwa kaulah satu2nya wewangian yang tak pernah habis wanginya ketika kau tlah tiada....
Author:Ressa Andi Pratiwie
Seperti itulah Manusia.. ada hujan ada pelangi.. namun tak tahu ketika tiba-tiba hujan berganti badai.. Read More →
Related Posts:
nightfall
Langganan:
Posting Komentar (Atom)













0 komentar: